PP Sholawat Klubuk Menggelar Maulid, Haul Dan Wisuda Tahfidz



Pondok Pesantren Salafiyyah Sholawat yang berdiri pada tahun 1989, beralamatkan Dusun Klubuk Kec. Pilangkenceng Kab. Madiun Jawa timur, yang diasuh oleh KH. Maskin Abdul Aziz.
Unit pendidikan formal meliputi: RA, MI, MTs, dan SMK Darussholawat, dan juga Non formal yang juga meliputi MADIN, Pengajian kitab kuning, Takhfidzil Qur'an, Kegiatan Jam'iyyah, Ekstrakulikuler, seni baca Al-Qur'an, Seni Hadroh, Seni Kaligrafi dan Pramuka.



Pada hari ini, Sabtu (24/11/2018) menggelar seremonial Wisuda Tahfidz, Haul serta memperingati Maulid nabi Muhammad S.A.W.
Dua santriwati yang sudah khotam bil ghoib dan 27 santriwati yang khotam al qur'an bin nadhor. Dalam sambutannya dengan sangat rendah hati dan penuh ketawadlu'an, Pengasuh Pon Pes Sholawat menceritakan kisah perjuangan dalam merintis Pondok, mulai dari sisi keilmuan dan sisi amaliyahnya. Sampai-sampai beliau mengakui tidak mempunyai ilmu apapun, hanya sebuah amalan dari abahnya yang beliau amalkan sampai terwujudnya pondok Salaf yang sampai saat ini tetap eksis walaupun berada dalam zaman yang serba modern.
Amalan yang beliau dapatkan dari abahnya yang selau diamalkan itu adalah :

يا غيث يا قطب الرباني يا غوث الصمداني يا الشيخ محيي الدين يا ابا محمد يا سيدي الشيخ عبد القادر الجيلاني، اغثني اغثني اغثني في قضاء حاجتي يا قاضي الحاجات

Semoga kita bisa meneladani keistiqomahan beliau.

Selanjutnya acara inti atau mauidhoh hasanah oleh KH. Zainal Arifin banyak yang disampaikan dan yang bisa kami petik adalah cerita Shohibu dalailil khoirot yaitu Syaikh Abu Abdillah Muhammad Bin Sulaiman Al Jazuli, tentang sebab beliau merangkum berbagai sholawat hingga terbentuk dalam sebuah kitab yang sangat mashur hingga saat ini yang diberi nama dengan kitab "Dalail Al Khoirot". Dalam ceritanya waktu beliau hendak sholat dan tidak menemukan air untuk digunakan wudlu. Dari kejahuan ada wanita kecil yang melihat beliau kemudian menghampirinya, dan terjadilah dialog diantara keduanya.

Wanita : Siapa anda?

Syaikh : Saya Muhammad bin Abdillah Al jazuli

Wanita : Anda sangat terkenal dengan kebaikan, namun anda nampak bingung dengan keberadan air yg tidak bisa keluar sehingga anda tidak bisa melakukan wudlu. Singkat cerita wanita tersebut meludahi sumur dan keluarlah air dari sumur tersebut.

Syaikh : Demi engkau wahai anak kecil Saya bersumpah, Sebab apa anda mendapatkan martabat yang begitu mulia ini?

Wanita : sebab saya memperbanyak membaca sholawat kepada seseorang (Nabi Muhammad) yang hewan-hewan serangga menempel di jubahnya ketika beliau berjalan di padang pasir. 

Syaikh : Saya bersumpah akan membuat sebuah kitab yang berisikan sholawat kepada Nabi Muhammad.

نقل الشيخ يوسف النبهاني عن سبب تأليف الجزولي لهذا الكتاب بقوله: حضرت وقت الصلاة وقام محمد الجزولي ليتوضأ فلم يجد ما يخرج به الماء من البئر، فبينما هو كذلك إذ نظرت اليه صبية من مكان عال، فقالت له: من أنت؟ فاخبرها. فقالت له: أنت الرجل الذي يثنى عليك بالخير وتتحير فيما تخرج به الماء من البئر!! ثم بصقت في البئر ففاض ماؤها على وجه الأرض. فقال الشيخ بعد أن فرغ من وضوئه : أقسمت عليك بم نلت هذه المرتبة ؟ فقالت: بكثرة الصلاة على من كان إذا مشى في البر الأقفر تعلقت الوحوش بأذياله . فحلف يميناً أن يؤلف كتابا في الصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم.

Selain itu KH. Zainal Arifin juga berpesan kepada para wisudawati supaya mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan barokah maka ada lima prinsip dasar dalam tholabul ilmi, yakni :

الصمت, الاستماع, الحفظ, العمل, النشر

Ketika dalam proses belajar mengajar maka : diam, mendengarkan, menghafalkan, mengamalkannya dan setelah semua proses selesai maka yang terakhir yaitu mengajarkannya, biar ilmu yang didapat bisa semulur (menjadi amal jariyyah).

ARTIKEL SELANJUTNYA Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
ARTIKEL SELANJUTNYA Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

by Official Pesantren NUsantara