MENGULANG-ULANG AYAT DALAM AL-FATIHAH


Fatihah merupakan salah satu rukun qauly shalat. Dalam membacanya disyaratkan harus muwâlah (terus-menerus) tanpa disertai pemisah. Apakah mengulang-ulang bacaan Fatihah dapat memutus muwâlah-nya, sehingga wajib memulai lagi dari awal?
Jawab: Tidak dianggap memutus muwâlah.
Referensi:
الفتاوى الفقهية الكبرى الجزء 1 صحـ : 141 مكتبة الإسلامية
( وَسُئِلَ ) رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ عَمَّنْ رَدَّدَ كَلِمَةً مِنْ الْفَاتِحَةِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ِلأَجْلِ مَخْرَجِ حَرْفٍ هَلْ يَسْتَأْنِفُ الْقِرَاءَةَ أَمْ لاَ فَأَجَابَ بِقَوْلِهِ حَيْثُ رَدَّدَ الْكَلِمَةَ الَّتِي هُوَ فِيهَا ثَلاَثًا أَوْ أَكْثَرَ لَمْ تَبْطُلْ قِرَاءَتُهُ وَلاَ مُوَالاَتُهُ سَوَاءٌ كَانَ لِعُذْرٍ أَمْ لِغَيْرِهِ  

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "MENGULANG-ULANG AYAT DALAM AL-FATIHAH"

Post a Comment