Bukti bukan sekedar Aksi


SUBHANALLAH
TERIMA KASIH KH YAHYA STAQUF BIN KH KHOLIL BISRI ( Alumni Mesir ).
Dulu banyak yang mencibirmu, anda dianggap antek2 yahudi, berkoalisi dengan syaithon dan berbagai cercaan dan fitnahan lainnya yang begitu deras dihujamkan kepada anda yang tidak lain untuk merusak kredibilitas jamiyyah Nahdlatul Ulama'
Orang-orang diluar sana digiring dengan sebuah opini bahwa mereka sudah bersusah payah mengumpulkan massa untuk demo, aksi damai bahkan berbagai aksi lainnya demi terbebasnya palestinya, serta mengecam dan melaknat yahudi. Namun jalur yang anda tempuh dianggap jalan yang berseberangan dengan apa yang mereka lakukan selama ini, anda dianggap lebih memilih hubungan kejasama bahkan hubungan mesra dengan yahudi yang merupakan musuh-musuh Allah...
Namun....
Semuanya pudar dengan sendirinya setelah adanya "Bukti yang tidak hanya sekedar aksi"
Rakyat Palestina Bergembira
Hari ini
Rakyat Indonesia Senang
BERKAT JASAMU
Israel Mencabut LARANGAN KE BAITUL MAQDIS MASJIDIL AQSHO
Semoga jasa2 anda menjadi sebuah catatan tersendiri di sisi Allah dan menjadi catatan sejarah serta pelajaran bagi saya pribadi dan umumnya bagi para pembaca semua

Subscribe to receive free email updates:

24 Responses to "Bukti bukan sekedar Aksi"

  1. الحمد لله، شكرا كثير

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah
    Allohuakbar
    Allohuakbar
    Allohuakbar

    BalasHapus
  3. Kita memang harus harus memahami dan menyadari bahwa masyarakat di sekitar kita sebagian besar adalah orang-orang awam. Ibarat anak kecil kita harus memberinya makan makanan yang matang dan lumat. Sebagian mereka yang tidak bertanggungjawab justru memberinya makan makanan yang mentah sehingga menimbulkan perut kembung bahkan mencret sehingga mengeluarkan cairan yang sangat berbau. Alangkah baiknya kita yang notabene adalah orang-orang yang masih berpikiran dangkal dapat mengambil hikmah dan pelajaran bahwa kita baik dalam berfikir maupun bertindak memang belum se-level atau sederajat dengan beliau-beliau orang-orang alim. Maka dari itu, menurut aku diam dari itu semua dapat menyelamatkan kita.

    BalasHapus
  4. Alhamdulillah jazakumulloh ahsanal jaza'..

    BalasHapus
  5. Setiap permasalahan butuh siasah dan strategi untuk menyelesaikannya tidak cukup hanya koar2 tidak karuan.
    Para Ulama lebih senang menyelesaikan masalah tanpa membebani ummat dengan biaya, tenaga atau apapun, seperti yang beliau lakukan...

    BalasHapus
  6. Alhamdulillah.
    Syukron katsir

    BalasHapus
  7. Maaf...nggak percaya bro..

    BalasHapus
  8. Alhamdulillaah.Engkaulah pejuang yang sebenarnya

    BalasHapus
  9. Alhamdulillaah.Engkaulah pejuang yang sebenarnya

    BalasHapus
  10. Alhamdulillah, Perjuangan yg ditempuh beliau berhasil. Jalur diplomasi memang ampuh dan hanya Nu yg bisa diajak diplomasi dan berbayar sehat.

    BalasHapus
  11. Alhamdulilah sy yakin di balik itu,kiyai pasti ada kebaikan di belakang,orang yg suka menghujat tanda ga mampu untuk melakukannya

    BalasHapus
  12. Subhanallah walhamdulillah, walailaahaillah, wallahu akbar

    BalasHapus
  13. Cara yang ditempuh jam'iyyah terbesar diIndonesia ini NU
    Sesuaidengan ajaran Alquràn
    وما أرسلْنَاكَ إلَّارَحْمَةً لِّلْعَالَمِيْنَ

    BalasHapus
  14. Sebagian Ummat muslim masih lbh mengedepankan suudzon daripada husnudzon yg merupakan akglak RosulRosul, sehingga mudah memvonis negatif terhadap tindakan Ulama yg tdk disukai nafsunya. Kini mereka baru menyadari bahwa apa yg beliau (KH .YSYS ) adalah tindakan yg benar dan manfaat .Mereka baru sadar bahwa dirinyanyalah yg terlalu naif bahkan maaf cenderung stupid terhdp situasi politik sampai-sampai kehilangan akal dan adab berbicara atau bersikap terhdp saudara sesama muslim tdk peduli kpd Ulama sekalipun. Semoga kita mampu menjaga hati agar tetap dlm kebenaran. Wallohu a'lam .

    BalasHapus
  15. Baru tau ada lrangan ke bait maqdis bkn nya dri dlu boleh masuk? Dng catatan khusus org indo tdk distamp visa entry di paspor karena tdk ada hub diplomatik antra kaum zionis dan indonesia, jgn terlalu sering membodohi org awwam

    BalasHapus